Langsung ke konten utama

Jendela Hati-Terbukalah Bagi Negeriku!

Tuhan...
Dunia ini terus berubah..
Lalu Tuhan...
Bukankah engkau maha adil?
Tuhan, kau beri mata hati ini sentuhan kasih yang begitu dalam.
Sampai mata hati ini melihat, 
Bagaimana perjalanan waktu ini terus melindas yang tidak cukup mampu bergerak.
Yang harus bergerak namun tak sanggup.
Yang tidak memahami akan adanya zaman yang melindas.
Ya Tuhan...
Sekiranya segala berkatmu tetap tercurah bagi mereka
Supaya segala suka cita dapat juga dirasakannya.
Tuhan...
Diri ini mengerti, zaman berubah tak ada yang mampu menahan atau mencegah.
Hanya, terbersit juga dalam jiwa kami untuk mewujudkan kata kata yang marak diucapkan " Indonesia jaya"
Pintaku Tuhan...
Engkau Maha Adil
Teradil di seluruhjagat raya.
Tetap satukan kami juga tanpa meninggalkan apapun, siapapun, dengan bagaimanapun.
Tuhan...
Indonesiaku indah, negeri penuh cita dan cinta, penuh karya, cipta, dan budaya...
Bolehkah ku memohon agar kau mampukan kami memegang teguh persatuan kami, perdamaikan kami atas segala persoalan yang menggoncangkan ketentraman kami, redamkan segala ambisi yang memupuk pecah belah diantara kami. 

Saudara...
Tidakkah kau menyadari bahwasannya Tuhan tidak akan mengijinkan segala sesuatu terjadi apabila itu tidak dikehendakinya? Lalu, mengapa kita begitu berwarna? Tuhan berkenan membuat dunia ciptaanNya berwarna, beragam. Tuhan meletakkan keindahan di dalamnya. Mejikuhibiniu. Pelangi. Indah bukan? Mengapa begitu sibuk berebut tahta, harta, bahkan segala jenis dunia. Tak salah, manusia memiliki keinginan, salahnya adalah ketika segala cara membumbui usaha mendapatkannya. Melupakan persoalan bangsa yang membutuhkan uluran tangan untuk berubah dan berevolusi.

Mengapa begitu sibuk berkutik pada permasalahan dan selalu menitik beratkan konflik penghambat kemajuan bangsa? Mari sedikit kita ingat, berapa banyak masalah yang masih harus diselesaikan di negeri kita? Bukan hanya politik saja...
Ekonomi, pelestarian budaya, ESDM, keuangan, kemiskinan, pendidikan, pengembangan desa, kelaparan, tuna wisma, dan masih banyak lagii.
Bisakah.. bisakah ikut serta membuka hati..
Hati dan pikiran yang lebih luas dan dinamis berbalut kasih pengabdian untuk kemajuan bangsa. Andaii... tidak hanya berandai... 
Bisakah ulurkan tangan bagi hati yang bergelut dengan pertentangan untuk membantu negeri ini? Seberapa jauhkah melody jiwa perjuangan para pahlawan tetap melantun di hati setiap insan...




INDONESIAKU INDAH!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KOMPAS KEHIDUPAN 🌟🌟🌠

Hello readers! Kali ini adalah post tulisan sejak bulan februari. Berhubung ini nih emang hawanya hawa perjuangan buat yg mau lulus sma. Not me wohooo .

*(maaf ini pake bahasa gaul yah😊. Biar ga tegang. Hehe)
Jumpa di bulan Februari. ^^
Sebelumnya di bulan januari aku ga ngepost artikel hehe. :D Berasa penyesuaian ulang di bulan januari setelah libur panjang, jadi masih berfikir ulang kali untuk menulis artikel.
Saatnya nih sekarang, sekali kali saya mencoba untuk berbagai tentang pengalaman, tentang keindahan dan menakjubnya setiap jalan hidup yang saya lalui. Berbeda dari kampus yang lainnya, kampus aku nihh ujiannya sekitar bulan november, jadi usai itu sudah longgar dan bisa liburan. Kecuali yang masih ada kepentingan, biasanya para mahasiswa di kampus aku udah pulang ke kampung halaman masing masing atau engga ya pergi ke suatu tempat. Liburaaannn tibaaa. 
Wkwkwkwk, bayangkan saja saya mengucapkannya dengan suara lantang dan wajah berseri-seri kaya di kartun kartun gitu. 
Em, …

Big Heart ❤ for Big Change and Heal the World

There's a place in your heart
And I know that it is love
And this place could be much
Brighter than tomorrow
And if you really try
You'll find there's no need to cry
In this place you'll feel
There's no hurt or sorrow
There are ways to get there
If you care enough for the living
Make a little space
Make a better place - heal the world. Andai kaki ini dapat melangkah sejauh yang kumau, kemanapun yang kumau....
Dengan kebesaran hati yang diberikanNya, aku ingin berbuat 'sesuatu'. Dengan kasih yang kumiliki, dengan harapan yang kurajut dalam bulir-bulir doaku, saat kutahu hanya itu yang dapat kulakukan-memeluk dunia yang runyam, dan dengan getirnya merelakan tingkah manusia sakit menyakiti, berselisih, bunuh membunuh, berperang, hingga terasa begitu jauhnya rasa kemanusiaan. Beritahu saya hakikat perbedaan. Biar kutuliskan indahnya putih, uniknya satu, dan mengapa pelangi begitu indah dengan beragam warna.