Minggu, 31 Januari 2016

Alasan dan Kebenaran

Saudaraku terkasih...
Setiap kita pasti tahu apa itu alasan. Entah untuk apa, sebab apa, ataupun karena apa. Alasan itu ada banyak macamnya. Terkadang mampu menjelaskan, tetapi tidak juga pasti. Lihatlah apakah dengan alasan itu kita melontarkan dengan penuh kemurnian atau malah dusta? Ada banyak hal yang dapat kita lakukan tanpa ada alasan tersendiri. Misalnya, sebut saja 'bukan karena apa'. Bukan berarti, bila tiada alasan maka tidak ada tujuan di dalamnya. Tetap ada tujuan di dalamnya, bila diungkapkan ada yang membuat bahagia walau dengan jalan yang berbeda, ada juga dengan ungkapan yang tersembunyi berselimut dusta hanya karena tidak ingin menyakiti. Mana yang kita pilih? Tidak menyakiti tetapi dusta, atau langsung menyakiti tetapi itu nyata? Jika engkau penerima, mana yang lebih ingin kau terima? Bimbang bukan? Bila memilih yang pertama, engkau akan merasa nyaman, kenyamanan yang sesaat. Bila kau memilih yang ke dua.. apakah kau siap tersakiti seketika itu juga?
Saudaraku terkasih...
Alasan itu penuh dengan kerelatifan.
Kita harus memiliki alasan atas sebuah tindakan. Tetapi tidak juga boleh menjadi pribadi yang mendasarkan pembelaan hanya pada alasan-alasan.
Alasan itu baik selama terlontar dengan murni karena kebenaran. Lihatlah, jika pendengar ataupun penerima memahami arti kebenaran dan kejujuran, ia akan menerima dengan sepenuh hati. Entah menyakiti ataupun membahagiakan, bagaimanapun itu adalah Kejujuran dan Kebenaran.

Sabtu, 30 Januari 2016

Diri dan Hati

Saudaraku terkasih...
Apakah kau mencintai dirimu?
Cintailah dirimu.
Tuhan mencintaimu, apapun yang terjadi, Tuhan tetap mencintaimu.
Terkadang, memang ada air mata yang menetes karena hati. Bukan karena hati itu manja tidak mau tersakiti, hanya saja ada kepedihan yang memaksanya untuk tersakiti. Hati ini perlu terlatih untuk bertahan dalam segala situasi, namun apa daya jika kekuatan terbesar telah sirna karena luka.
Mintalah selalu kepada Tuhan untuk menjaga hatimu. Jadikanlah Tuhan satu-satunya tempat di mana kamu bisa dengan leluasa meletakkan hatimu. Tuhan tidak akan melukaimu, tidak akan mematahkan harapanmu dan tidak akan memberi harapan yang tidak mungkin. Engkau bisa berharap sesuka hati hanya kepadaNya. Biarlah hatimu tenggelam jauh di dalam hati Tuhan. Biarlah Tuhan sendiri yang menentukan, siapa yang berhak mendapatkan hatimu.

Perjalanan Hidup

Saudaraku terkasih...
Sepanjang jalan yang kita lalui.. ada keindahan yang bisa kita lihat dengan mata hati ketulusan. Bisa jadi, sesuatu yang tidak kita sangka akan ada, membuat kita bertanya-tanya bagaimana mungkin sesuatu yang indah itu ada pada tempat yang kita pikir tidak mungkin.
Jalan yang kita lalui, tidak selalu terjal tidak juga selalu  mulus. Tuhan yang membuatnya. Dengan kesulitan, Tuhan memberi tanda bahwa Ia sangat mengasihi kita. Itulah sebabnya Tuhan ingin kita menjadi pribadi yang kuat entah badai apa yang menerjang. Jangan takut, sebab Tuhan juga telah mengatakan bahwa, Ia tidak akan memberi pencobaan melebihi kekuatan yang kita punya. Jika kita sempat merasakannya, itu karena Tuhan tau kita sanggup menanggungnya.

Saudaraku yang terkasih...
Adakah yang tidak memiliki keinginan? Atau mimpi?
Sampai saat ini dapat diyakini, setiap orang memiliki keinginan. Tetapi... hidup ini adalah perjalanan yang penuh misteri dan teka-teki. Seperti puzzle yang belum menyatu. Kita hanya akan tahu jika kita mau dan mampu  melaluinya. Bayangkanlah ada sebuah tikungan tajam di depan kita. Boleh dipertanyakan, ada apa di sana? Tepat pada tikungan itu, juga setelah tikungan itu apa yang bisa kita saksikan? Kita hanya akan bisa mengetahui jika kita mau dan mampu melewatinya.