Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2016

Secuplik Nasihat Ibu๐ŸŒน๐Ÿ€

Suatu hari..
seorang Ibu dan anak sedang berbincang.
Ibu itu bercerita tentang masa masa mudanya. Saat ia bersekolah SMA sampai kuliah. Anak itu mendengarkan cerita ibunya dengan memberi beberapa tanggapan. Ada sebuah cerita dari sang ibu yang mengisahkan pertemannya semasa SMA.
"Nak...
Kau akan tahu saat kau sudah besar dan dewasa kelak. Saat kau mencapai seumuran mama. Bahwa, teman adalah saudara, mereka adalah keluarga. salah satu jenis harta yang kau miliki".

" Ibu...
Aku tidak cukup bisa berteman dengan banyak orang. Aku tidak dekat dengan mereka. Aku..
Aku hanya seorang anak culun yang sering sendiri dengan kemandirian yang berupaya menutup diri semasa SMA. Aku tidak cukup memiliki kisah indah. Aku tak ada sedikitpun yang dapat kukenang. Aku tahu aku keterlaluan. Tapi aku melakukannya karna terjadi begitu saja", ucap anak itu.

"Kau tahu? Ibu, senang sekali mengenangnya. Entah buruk ataupun baik cerita itu. Ibu sangat bahagia dapat mengenangnya dan memil…

Cuplikan Novel-Yang Terbaik yang Akan Menetap

Hello readers๐Ÿ˜‰.
We meet again. Yeah, that's little part of my novel.
"Yang Terbaik yang Akan Menetap".
Tokoh utama dalam novel merasa haus untuk dekat dengan Sang Maha Pencipta Jagad Raya-Tuhan yang selalu membukakan sayap sayap kasih bagi ciptaanNya.


Langit...
Bolehkan kuminta waktumu sejenak?
Aku hanya ingin berbincang.
Aku tidak memintamu berkata sepatah katapun, jika saja segala ucapanku memang membuatmu buntu untuk berfikir, terlebih berkata-kata.
Langit, kau...
Kau memayungi jagad raya kan? Bolehkah aku berandai bisa melihat segala yang dapat kau lihat dari jagad raya ini.
Langit, apa yang dapat kau ceritakan padaku tentang apa yang kau lihat?
Aku ingin mendengar dan cukup menginterpretasikan dalam imaginasiku semampu gambaran itu dapat terbayang.

Aku terdiam kemudian menundukkan kepalaku dan didalamnya terlintas aku berandai. Langit berbicara padaku.

"Hei. Tentu saja, sedikit kuceritakan. Aku melihat seuluruh jagad raya sebagaimana yang kau katakan. Aku meny…

Jendela Hati-Terbukalah Bagi Negeriku!

Tuhan...
Dunia ini terus berubah..
Lalu Tuhan...
Bukankah engkau maha adil?
Tuhan, kau beri mata hati ini sentuhan kasih yang begitu dalam.
Sampai mata hati ini melihat, 
Bagaimana perjalanan waktu ini terus melindas yang tidak cukup mampu bergerak.
Yang harus bergerak namun tak sanggup.
Yang tidak memahami akan adanya zaman yang melindas.
Ya Tuhan...
Sekiranya segala berkatmu tetap tercurah bagi mereka
Supaya segala suka cita dapat juga dirasakannya.
Tuhan...
Diri ini mengerti, zaman berubah tak ada yang mampu menahan atau mencegah.
Hanya, terbersit juga dalam jiwa kami untuk mewujudkan kata kata yang marak diucapkan " Indonesia jaya"
Pintaku Tuhan...
Engkau Maha Adil
Teradil di seluruhjagat raya.
Tetap satukan kami juga tanpa meninggalkan apapun, siapapun, dengan bagaimanapun.
Tuhan...
Indonesiaku indah, negeri penuh cita dan cinta, penuh karya, cipta, dan budaya...
Bolehkah ku memohon agar kau mampukan kami memegang teguh persatuan kami, perdamaikan kami atas segala persoalan yang menggoncang…

Petroleum-Indonesian Black Gold, importer to exporter? Possible!

Tracing indonesia?
Investigating indonesia?
Interesting!
Yeah, this special topic is dicussing about Petroleum in indonesia.
Petroleum world is one of special thing correlated with natural resources-"Black Gold"
What happen on earth? People don't know it yet?
Hm, it is contovesial or not, maybe still stuck and live in silent mode of pleasurable, tasteful or whatever it is with the same meaning. Whole angle of world need this what idiom called as "Black Gold".

Due to the fulfilling necessity, in which position supplier or consumer Indonesia is both of them. There are so many petroleum refinery spread over indonesia from Sabang to Merauke with vary of quality, size, manajement, supply chain manajememt up to the consumer.
Somehow, there is a controversion though indonesia in technically force  a beneficially rules internally and in every consideration based on citizens prosperity.
Why do we import fuel oil for supply?
Well, it has a chain of educational reason in indonesia …

๐Ÿ›Bak Penyedap Rasa? - Enak, Akan Lekang Pada Waktunya

Jika saja perkataan tidak begitu mudah meracun
Andai saja hakim ulung tidak mempersenjatakannya
 Haduh...
Ini persoalan cukup viral yang tak setiap orang teliti memahaminya. Karena memang terlihat biasa.
Begitulah adanya..
Terkadang, kepelikan sebuah masalah hanyalah secuil persoalan yang menjadi besar karena terpupuk dengan omongan berantai yang memanjang sampai sana sini. Bisa jadi, tidak juga sama dengan sumbernya. Ada banyak hal yang mendasari persoalan mempersenjatai diri dengan perkataan. Terlebih itu teknik paling mudah yang dapat dilakukan.
Katakan saja, ditambah bumbu bumbu penyedap sampai sang penelusur yang terbawa berbagai alasan terbius sedapnya kata dan bumbunya. Bak lidah bertemu kelezatan rasa.
Haduh...
Wah, rasa apa ini! Sudah bak pemburu mendapat rusa rupanya.
Apa yang didengar dari orang lain, apa yang didapat dari orang lain tentang suatu persoalan, apa yang orang lain katakan- tentang suatu hal, seseorang, atau apapun itu. Kerucut akan terbentuk dengan waktu, seberapun dal…